Inggris akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 mereka melawan Kroasia pada 17 Juni di Arlington, Amerika Serikat, namun mereka sudah menghadapi masalah serius sebelum pertandingan dimulai.
Tim asuhan Thomas Tuchel ini menjadi korban pencurian berani saat dalam perjalanan menuju Kansas City. Menurut laporan dari Daily Mail Sport, perlengkapan penting, termasuk alat analisis dan papan tulis milik Tuchel, dicuri dari skuad Inggris yang sedang dalam perjalanan — sebuah kemunduran aneh sebelum pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026.
Pencurian terjadi saat tim berangkat dari West Palm Beach di Florida menuju markas mereka di Missouri, di mana mereka akan tinggal setidaknya selama tiga minggu ke depan. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Inggris hanya tersisa dengan satu bola sepak setelah semua perlengkapan penting mereka hilang.
Di antara barang yang dicuri terdapat sepatu milik pemain kunci, Harry Kane dan Jude Bellingham. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) kini bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk memulihkan barang-barang yang hilang.
Para penggemar Inggris mungkin merasa ini bukan kali pertama tim nasional pria mereka mengalami pencurian, namun insiden ini bisa berdampak sama mahalnya dengan keputusan yang diambil di lapangan. Inggris dijadwalkan bertanding melawan Kroasia pada hari Rabu mendatang, meninggalkan waktu yang minim untuk memulihkan beberapa barang penting bagi Tuchel dan timnya.
Yang paling mengejutkan dan krusial adalah perlengkapan penting yang digunakan untuk analisis dan tujuan taktis sebelum pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia juga hilang. Laporan tersebut tidak memberikan informasi apakah perlengkapan tersebut, termasuk papan tulis Tuchel, mengandung informasi yang dapat mengganggu persiapan Inggris dalam turnamen ini.
Jika memang demikian, skuad yang melakukan perjalanan ini bisa menghadapi kemunduran yang drastis dalam upaya mereka untuk meraih trofi Piala Dunia. Menurut laporan, petugas keamanan mencurigai bahwa sopir yang dipercaya untuk mengantarkan perlengkapan tersebut mungkin terlibat dalam pencurian aneh ini.
FA juga telah dihubungi oleh Daily Mail Sport untuk memberikan komentar, tetapi mereka belum memberikan tanggapan terkait masalah ini.